25

Jan

Busana Pengantin Batak

Kartu Undangan Pernikahan Khas Batak

BATAK TOBA

Keunikan jelas terlihat pada busana pengantin tradisional Batak Toba ini. Keaslian busana tanpa sentuhan pernak-pernik modern justru menampilkan keindahan tersendiri. Terdapat kesamaan pada busana pengantin wanita dan pria, yaitu penggunaan ulos yang diselempangkan di dada dengan ikat pinggang emas sebagai pengikat. Pengantin wanita mengenakan sortali di kepala sebagai pemanis. Sementara pengantin pria juga mengenakan sortali merah yang menjadi satu dengan topi yang sekali lagi terbuat dari ulos. Tak ada salahnya tampil dengan sedikit sentuhan modifikasi. Kebaya putih emas yang dipadu dengan songket Toba terlihat begitu cantik dengan penambahan ulos di bahu serta sortali merah di kepala. Kebaya merah yang dipenuhi payet, meski hanya dipadukan dengan ulos yang dikenakan sebagai sarung dan selendang, serta sekali lagi sortali merah di kepala hadir dengan kesan yang mewah dan berbeda.

BATAK MANDAILING

Busana pengantin Mandailing tampil dengan aura yang berbeda dan terlihat mewah, meski tanpa sentuhan modifikasi. Baju kurung beludru warna hitam dengan sulaman keemasan terlihat begitu cantik dengan bulang atau penutup kepala warna keemasan yang menyerupai tanduk kerbau.Kebaya sebagai pengganti baju kurung dengan tetap mengenakan seluruh aksesori lengkap, mampu memberikan sentuhan modern tanpa meninggalkan tradisi. Pengantin pria Mandailing mengenakan baju godang atau busana kebesaran berbentuk jas tutup dari bahan beludru warna hitam, dengan sulaman emas yang melambangkan kemuliaan pemakainya. Tutup kepala bernama ampu yang juga terbuat dari kain beludru dengan ornamen emas, merupakan mahkota yang dipakai raja-raja pada masa lalu.

BATAK KARO

Satu hal yang menjadi ciri khas busana pengantin wanita karo adalah tutup kepala yang unik. Dibentuk dari kain Uis Jung-Jungen atau kain beka buluh warna merah bergaris hitam, dihiasi sortali layang-layang dan anting kodang-kodang. Sementara itu pengantin pria mengenakan tutup kepala berupa topi bulang-bulang yang juga dibuat dari kain beka buluh warna merah, diselempangkan di pundak, serta aksesori bernama rudang-rudang dilekatkan pada penutup kepala. Kebaya lengan panjang berwarna merah sering menjadi pilihan busana pengantin wanita Karo dengan bagian bawahnya berbalut kain ulos tiga lapis.

Ngunduhmantu.com | Kartu Undangan Pernikahan Ngunduh Mantu | Twitter @NgunduhMantu

Comments

comments